Home // Blog // Allegri Menganggap Ronaldo Seperti Ibrahimovic

 

 

Allenatore Juventus, Massimiliano Allegri mengatakan Cristiano Ronaldo mempunyai kesamaan dengan Zlatan Ibrahimovic. Kedua striker top ini dianggap selalu haus akan kemenangan.

Ronaldo memperlihatkan ketajamannya masih cukup oke walaupun saat ini usianya sudah menginjak 34 tahun. Ronaldo berhasil menjadi topskor Juventus di Serie A dengan sumbangan 21 gol.

Hal itu membuatnya menjadi pemain kunci di balik keberhasilan La Vecchia Signora meraih gelar Serie A 2018/2019 atau yang kedelapan secara beruntun. Allegri mengatakan faktor utama penyerang kelahiran Funchal, 5 Februari 1985 itu terus tampil tajam karena Ronaldo selalu ingin meraih kemenangan.

“Dari segi mentalitas, Cristiano Ronaldo lebih kuar dari para pemain lainnya. Setiap hari dia menemukan target pribadi untuk diraih dan dia bisa menemukannya di dalam dirinya sendiri” ucap Allegri.

“Seorang pemain yang sudah memenangkan segalanya di usia 34 tahun bakal sulit untuk merasa lapar, namun dia masih amat mematikan di depan gawang. Dia mempunyai tekad yang sangat luar biasa. Kita semua mesti belajar dari Ronaldo dan saya juga sudah belajar karena tak semua orang bisa bekerja bersama pemain terbaik di dunia” sambung allenatore berusia 51 tahun itu.

“Contohnya di Sabtu pagi kami harus gim saat latihan yang menentukan posisi pemain. Dia bersenang-senang, tapi kesenangannya adalah untuk memenangkan gim tersebut” lanjut Allegri.

Sikap Ronaldo itu, menurut Allegri amat mirip dengan Ibrahimovic. Allegri sebelumnya pernah bekerjasama dengan striker asal Swedia itu saat masih menangani AC Milan. Bersama Ibrahimovic, Allegri berhasil meraih gelar Serie A dan Piala Super Italia pada musim 2010/2011.

“Saya menjelaskan kepadanya dan saya sudah menulis hal yang sama mengenai Zlatan Ibrahimovic di dalam catatan saya. Ronaldo selalu berpikir mengenai bersenang-senang untuk meraih kemenangan. Namun saya juga mengatakan kepadanya tak semua orang bisa seperti itu” tambah allenatore kelahiran Livorno, 11 Agustus 1967 itu.

“Buat sebagian orang, ada kesenangan ketika mengumpan dengan tumit, melakukan gerakan-gerakan tipu dan lainnya. Lantas Anda membawa hal itu ke dalam pertandingan. Saya mempunyai Ibrahimovic yang bahkan marah saat umpan kepadanya tidak tepat. Saya mengatakan kepadanya kalau semua orang mempunyai talenta sepertinya, maka tidak akan pernah ada masalah” demikian Allegri.

 

Made by Agen Liga ( Agen Bola Terpercaya )