Home // Blog // Allegri: Performa Terbaik Juventus di Musim Ini Adalah Saat Kalah Dari MU

 

 

Allenatore Juventus, Massimiliano Allegri, mengatakan jika performa terbaik timnya adalah ketika dikalahkan oleh Manchester United. Apa alasan Allegri?

Juventus hanya mampu mengunci gelar Scudetto pada musim ini. La Vecchia Signora gagal di Liga Champions dan Coppa Italia.

Di sepanjang musim 2018/2019 berlangsung, Juventu menderita kekalahan pertamanya di tangan MU dan terjadi di kandang sendiri. Kekalahan itu bahkan dianggap Allegri ketika Juventus sedang bermain bagus.

Juventus saat itu sedang memimpin 1-0 terlebih dulu melalui gol Cristiano Ronaldo pada menit ke-65. Sebelumnya Juventus juga hampir mencetak gol ketika 2 tendangan dari Sami Khedira dan Paulo Dybala menghantam mistar gawang MU.

Keunggulan itu tidak mampu dipertahankan oleh Juventus sampai akhir pertandingan. MU pulang dengan kemenangan sesudah Juan Mata menciptakan gol pada menit ke-86 dan Leonardo Bonucci melakukan gol bunuh diri pada masa injury time.

“Menghadapi Valencia, Manchester United dan Atletico Madrid di Liga Champions merupakan 3 pertandingan yang hebat. Dengan Valencia, kami bermain 10 orang dan saat itulah DNA Juventus yang sebenarnya keluar, konsentrasi dan agresif” ucap Allegri.

“Kami mau membuktikan jika bahkan sesudah Cristiano Ronaldo di kartu merah, kami masih mampu meraih kemenangan. Lalu menghadapi MU, itu mungkin performa terbaik dari kami, namun tak ada yang mengingatnya karena kami kalah di dalam pertandingan itu” lanjut allenatore berusia 51 tahun itu.

“Memang kami kalah pada akhirnya dan itu cuma memperlihatkan kepada Anda jika di dalam sepakbola Anda tak akan bisa menang kalau masih bermain selama 85 menit karena apapun bisa terjadi di dalam sepakbola” sambung Allegri.

“Itu lebih baik dari performa kami melawan Atletico, akan tetapi kami mengambil semua kesempatan yang kami dapatkan. Di dalam laga itu, kami tak kehilangan apapun dan kami mampu meraih kemenangan. Kami akan mencoba tampil lebih baik dan solid pada musim depan. Kami masih ingin mempertahankan gelar Scudetto dan melangkah lebih jauh di Liga Champions” tutup allenatore kelahiran Livorno, 11 Agustus 1967 itu.

Made by Agen Liga ( Agen Bola Terpercaya )