Home // Blog // Aminuddin diserahkan ke PBNS

Asosiasi Sepakbola Negeri Sembilan (PBNS) memiliki kebebasan penuh untuk mencari pengganti jabatan Presiden dan dua wakil presidennya yang kosong sejak 6 Juni. Tanggapan Menteri Besar, Aminuddin Harun, diminta untuk berkomentar apakah dia akan bertanding atau tidak untuk menduduki jabatan di dalam asosiasi setelah pengunduran diri dari jabatannya, Mohamad Hasan.

“Sebenarnya minggu lalu, saya mengunjungi Wakil Presiden dan Sekretaris Negara (Datuk Seri Mat Ali Hassan).

Dia memberi tahu saya tentang mantan pengunduran dirinya dan beberapa hal terkait lainnya.

“Jadi saya katakan (kepadanya) tentang calon presiden, saya serahkan kepada asosiasi untuk menentukan siapa yang akan memerintah nanti. Lagi pula, saya bukan anggota dari afiliasi ini,” katanya.

Dia juga mengatakan bahwa dia diberi pengarahan tentang masalah aktor kepresidenan untuk sementara waktu untuk memastikan bahwa manajemen asosiasi termasuk Liga Super, Piala Presiden dan tim Piala Pemuda bekerja dengan lancar.

“Mereka (melalui Rapat Komite Eksekutif PBNS) telah sepakat bahwa urusan manajemen asosiasi akan diadakan di tangannya (Mat Ali) hingga akhir musim, hingga rapat umum berikutnya,” katanya.

Ditanya apakah ia ingin PBNS mengikuti jejak seperti Johor Darul Ta’zim Football Club (JDT) dan Asosiasi Sepak Bola Selangor (FAS) yang dipimpin oleh bangsawan, Aminuddin memiliki pandangan yang unik.

“Jika saya mengatakan itu (posting), posting ini (posting) tidak bagus lagi. Karena kami belum tahu, karena belum terlihat di bawah Duli Tuanku (Yang Sembert Besar Negeri Sembilan, Tuanku Muhriz Tuanku Munawir). Dalam hal permintaan Anda, Anda setuju untuk memimpin (asosiasi)? (Yang harus saya lakukan) semuanya, hal-hal perlu dilakukan terlebih dahulu,” katanya.

Namun Aminuddin mengatakan, mengelola dan mengelola sebuah asosiasi sepakbola bukanlah tugas yang mudah.

“Jadi itu tanggung jawab besar untuk menaikkan nama asosiasi di sepakbola nasional dan mungkin go international. Selain itu, masyarakat sepakbola adalah manajemen yang membutuhkan banyak uang. Itulah masalah yang akan kita lihat secara keseluruhan sehingga tidak muncul di masa depan,” katanya.

Pada hari Rabu, media melaporkan bahwa Datuk Mohamad Haslah Mohd Amin dan Datuk Abd Ghani Hasan yang juga wakil presiden PBNS mengikuti jejak Mohamad. Sejalan dengan pengunduran diri, kantor wakil bendahara dan manajer Liga Super Negeri Sembilan juga kosong setelah pengambilalihan pertama Mohamad Haslah.

0 Comments ON " Aminuddin diserahkan ke PBNS "
leave a response

Made by Agen Liga ( Agen Bola Terpercaya )