Home // Blog // Kegagalan Salah Tutup Setengah Jalan Liverpool ke Final

Bintang Liverpool, Mohamed Salah gagal memanfaatkan peluang emas untuk mendapatkan gol tandang di markas Barcelona pada leg pertama semifinal Liga Champions. The Reds jadi harus bekerja dua kali lipat untuk bisa lolos ke final Liga Champions.

Di balik kekalahan 0-3 yang didapat Liverpool dari Barcelona, ada banyak hal yang disesali oleh The Reds. Selain lantaran Liverpool terbukti berhasil mengimbangi permainan Barcelona, hal lain yang disesali adalah ketidakmampuan Liverpool mendapatkan gol tandang.

Salah satu penyesalan yang paling nampak adalah saat Salah gagal mencetak gol ketika Liverpool sudah tertinggal 0-3. Saat itu, Salah mendapat bola liar setelah bola tendangan Roberto Firmino sebelumnya berhasil dibendung bek Barcelona sebelum melewati garis gawang.

Salah menerima bola liar dan langsung melepaskan tendangan dari jarak dekat. Sial bagi Salah, bola membentur tiang dan hilang harapan Liverpool mendapat satu gol tandang.

Peluang Salah untuk mencetak gol itu sendiri bernilai ganda. Andai saja gol Salah tercipta, maka Liverpool sejatinya hanya butuh kemenangan 2-0 di Anfield.

Skor 2-0 tentunya lebih realistis dibandingkan misi menang 4-0 yang harus diusung oleh Liverpool saat ini.

Dalam era Liga Champions, hanya ada tiga tim yang punya sejarah lolos dengan kekalahan selisih tiga gol atau lebih, yaitu Deportivo La Coruna [lawan AC Milan di 2003/2004] dan AS Roma [lawan Barcelona di 2017/2018] yang sempat kalah 1-4 di leg pertama.

Sedangkan Barcelona pernah lolos setelah kalah 0-4 dari Paris Saint-Germain di musim 2016/2017. Barcelona menang 6-1 di leg kedua.

Made by Agen Liga ( Agen Bola Terpercaya )