Sevilla Berencana Gagalkan Aksi Bayern

Jupp Heynckes

Sevilla telah berjuang habis-habisan untuk membalikkan kekalahan saat berkunjung ke Bayern Munich. Namun upaya maksimal Sevilla belum membuahkan hasil. Pada leg kedua perempat final yang diadakan di Allianz Arena, kedua tim bermain imbang 0-0. Hasil ini cukup untuk Bayern pergi, karena di babak pertama Der Bavarians mengalahkan Sevilla 2-1 di Roman Sanchez Pitzjuan. Sevilla bisa dibilang tim kejutan di perempatfinal. Mereka mampu mengalahkan Manchester United di babak sebelumnya. Namun, menghadapi Bayern adalah tugas yang berbeda dan jelas lebih sulit. Performa Sevilla benar-benar bagus dalam laga ini. Dilihat dari penguasaan kedua tim, bola seimbang adalah 51-49 persen. Jika ada satu masalah, Los Rojiblancos adalah tip. Dari 7 pesan yang mereka buat di ronde ini, tidak ada yang beralih ke tujuan. Hanya satu tembakan Joaquin Correa yang paling mungkin menjadi gol, sementara di laga laga jelang laga berakhir. Bandingkan dengan Bayern yang membuat 16 tembakan dan 6 mengarah ke gawang.

Kapten Sevilla, Sergio Escudero, angkat bicara tentang ini. Dia mengakui timnya bekerja semaksimal mungkin, tetapi pada akhirnya tidak bisa mengubah hasil. Kami sedikit kecewa. Kami datang dengan integritas. Tapi itu tidak terjadi. Di bagian pertama kami memiliki kesempatan, mungkin harus dapat mencetak gol dan mengubah keadaan. Tapi, kami pulang dengan kekecewaan. Satu-satunya hal yang mengkhawatirkan pelatih Bayern Munich Jupp Heynckes adalah kondisi kedua pemainnya, David Alaba dan Arturo Vidal. Tidak bisa tampil karena Bayern Munich mengamankan gelar Bundesliga dengan mengalahkan Augsburg 4-1.

Tidak hanya itu, pelatih berusia 72 tahun itu menggali performa asuhannya tetap harus digalakkan. Di pertandingan pertama melawan Sevilla, timnya tampil buruk di babak pertama. Saat itu Heynckes juga mengatakan Bayern tidak layak memenangkan Liga Champions jika penampilan pasukannya begitu saja. Kami sering kehilangan bola di lini tengah, “kata Heynckes.” Lihat bagaimana Sevilla dengan bebas mendapat banyak peluang. Kami ingin gelar Liga Champions, tetapi kami masih harus banyak membereskan. Untuk komposisi pemain, Heynckes tidak menghasilkan lebih dari satu dengan yang pertama. Bahkan ada lebih banyak kekuatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>