Home // Blog // Sriwijaya FC Balik ke Jakabaring, Djanur Suruh Pemain Persebaya Hati-Hati

Sriwijaya FC akan kembali memerankan laga di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, dengan menjamu Persebaya Surabaya pada minggu ke-22 Liga 1 2018 bersama dengan Bukalapak, Minggu (16/9/2018). Pertandingan kontra team Bajul Ijo bisa menjadi pertandingan kembalinya Sriwijaya ke markas mereka.

Dalam dua pertandingan kandang awal mulanya, club berjulukan Laskar Wong Kito melakukan partai usiran memakai Stadion H. Agus Salim, Padang. Hal seperti ini adalah dampak dari insiden perusakan sarana stadion yang dikerjakan supporter di Stadion Jakabaring waktu menjamu Arema FC, 21 Juli 2018.

Kembalinya Sriwijaya ke kandang sendiri mendapatkan perhatian spesial dari pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman. Pelatih berumur 53 tahun itu menilainya, Sriwijaya FC punya potensi bangun sesudah kalah dalam dua pertandingan paling akhir.

“Kami mesti antisipasi itu sebab mereka kembali bermain di Jakabaring, tentu ada motivasi sendiri. Dua pertandingan kandang mesti mereka lakoni di Padang. Mungkin itu salah satunya argumen mereka susah menang. Untuk itu kami mesti waspada dalam hal apapun dan berusaha untuk lebih baik lagi,” papar pelatih yang akrab dipanggil Djanur itu.

Dalam dua pertandingan kandang paling akhir, Sriwijaya FC mencapai semasing satu kemenangan serta kekalahan. Team asal Sumatra Selatan sempat menang 1-0 atas Borneo FC (29/7/2018) serta rubuh 0-2 dari Madura United (11/8/2018).

Sama dengan Persebaya, tampilan labil memang sekarang tengah menghinggapi Sriwijaya. Club bimbingan Subangkit itu ada di rangking ke-12 klassemen sesaat dengan 26 point atau satu rangking diatas Persebaya.

Gelombang eksodus pemain pada jendela transfer pertengahan musim adalah satu diantara sebabnya. Ditambah lagi, Rahmad Darmawan (RD) yang mengatasi team semenjak awal musim akan memutus pergi serta masuk dengan Partner Kukar.

“Tapi, mereka mempunyai tiga pemain depan itu berkualitas, (Manuchekhr) Dzalilov, Beto (Goncalves), serta (Esteban) Vizcarra. Permainan mereka tidak seperti RD masih disana. Akan tetapi, mereka masih jadi ancaman,” kata arsitek anyar Persebaya itu.

 

Made by Agen Liga ( Agen Bola Terpercaya )